Kendaraan Angkut Personil Véhicule de l’Avant Blindé (VAB)

VAB merupakan kendaraan lapis baja beroda ban yang dirancang oleh Société Anonyme de Véhicules Industriels et d’Equipements Mécaniques yang lebih populer dengan singkatannya ‘SAVIEM‘, pabrikan Perancis yang berpusat di Boulogne-Billancourt.

Kini pabrikan tersebut dilanjutkan oleh industri Renault Truck Defence dan fasilitas produksinya ditempatkan di Limoges, dekat kota Lyon.

VAB atau singakatan dari Véhicule de l’Avant Blindé atau dalam bahasa Inggrisnya “Armoured vanguard vehicle” merupakan kendaraan pengangkut personel (Armored Personnel Carrier (APC)) serta kendaraan pendukung pertempuran, mulai digunakan di kemiliteran pada tahun 1976, diperkirakan sudah diproduksi sebanyak 5.000 unit.

https://www.defense.gouv.fr/english/node_64/mediatheque/phototheque2/equipement/vab

Selain sebagai standar pihak angkatan darat Perancis, VAB telah di ekspor ke 15 negara. Awalnya VAB oleh angkatan darat Perancis dikerahkan berdampingan dengan kendaraan lapis baja beroda rantai AMX-10P.

Dirancang untuk mengangkut pasukan infanteridi daerah pertempuran. juga diproduksi dalam berbagai varian sesuai dengan kebutuhan untuk mendukung gerak pasukan.

Rancangan VAB pertama kali disetujui oleh pihak Angkatan Bersenjata pada bulan Mei 1974, dan mendapat pesanan sebanyak 4.000 unit. Penyerahan gelombang pertama pada tahun 1976.

Kendaraan versi 4×4 dengan bobot 13 ton, dapat mengakomodasi 12 personil (10 diantaranya personil tempur berikut peralatannya), untuk perpindahan kendaraan dalam jarak yang jauh, VAB dapat ditransportasikan melalui udara.

https://www.defense.gouv.fr/english/node_64/mediatheque/phototheque2/equipement/vab

Pada tahun 1998 mengalami penyempurnaan, diantaranya; transmisi dari manual menjadi otomatis, penggantian rem dan roda yang dapat dipompa secara otomatis (CTIS), serta penyempurnaan lapisan baja badan kendaraan.

Perbaikan ini dikenal sebagai VAB Valorisé. Sejak tahun 1990 juga diperkenalkan VAB NG (New Generation) dengan lapisan baja dan mesin yang baru.

Pada tahun 2000 pihak Renault (RTD) menawarkan perubahan mesin Véhicule de l’Avant Blindé (VAB) kepada para pengguna VAB, dari diesel MAN ke diesel turbocharger Renault MIDS 06 20 45, dengan mengganti torque converter oil reservoir bracket, modifikasi right-hand engine bracket, dan pemasangan unit pendingin.

Dan sejak tahun 2003 pemasaran sudah langsung dilakukan oleh pihak Renault, tidk lagi melalui GIAT.  Dan pada tahun 2010 dalam acara Eurosatory, pihak RTD memamerkan VAB MkII yang bobotnya lebih berat, dengan ruang penumpang yang lebih luas serta sistem perlindungan Level-4.

https://military-history.fandom.com/wiki/V%C3%A9hicule_de_l%27Avant_Blind%C3%A9

Tahun 2012, juga dalam acara Eurosatory, diperkenalkan VAB MkIII dengan tambahan sistem perlindungan terhadap IED serta ranjau anti-kendaraan dengan tingkat hingga STANAG Level-4, Pelat baja anti RPG dibuat bekersama dengan pihak PLASAN, Israel.

Pemasaran saat ini hanya untuk VAB konfigurasi 6×6, dengan mesin dua pilihak, Renault MD7 (340hp), atau Caterpillar C7 (370hp), dengan transmisi otomatis.

Peningkatan Lapisan Baja VAB

https://fr.wikipedia.org/wiki/V%C3%A9hicule_de_l%27avant_blind%C3%A9

Untuk meningkatkan perlindungan bagi penumpang, VAB menggunakan lapisan pelat baja baru berupa lapis baja komposit MEXAS yang tahan terhadap resistensi proyektil kaliber 12,7mm (.50), sebagai akibatnya bobot kendaraan meningkat sekitar 2 ton, dan kemampuan ampibinya dihilangkan.

Awalnya pihak RTD akan menghentikan produksi VAB pertengan tahun 2010an, namun kini di jadwalkan mulai tahun 2020 yang lalu akan di perkenalkan kendaraan baru pengganti VAB. Berupa kendaraan diesel-electric yang di ambil dari program EBM10-EBM20.  Kandidat lain adalah Armoured Multirole Carrier.

VAB yang dilengkapi kubah dapat mengakomodasi persenjataan seperti; untuk senjata mesin berat berupa M2HB kaliber 12,7mm, atau versi senjata pendukung ringan berupa AA52 kaliber 7,5mm.

Sejak 2007 ada permintaan agar dibuat kubah senjata tanpa awak untuk senjata kaliber 12,7mm, senjata dikendalikan secara remote.

Diperkirakan sekitar 500 unit VAB akan dilengkapi dengan sistem kubah yang baru sesuai permintaan ini, disebut sebagai versi VAB TOP (tourelle TéléOPérée).

Mei 2008 pihak RTD telah menandatangani kontrak dengan Kongsberg, Norwegia guna melengkapi VAB dengan RWS (remote weapon station) yang diproduksi oleh Kongsberg Defence & Aerospace’s Protector dan kontrak tersebut telah selesai pad tahun 2016.  Sejak awal 2009 setidaknya 60 unit VAB TOP dioperasikan di Afghanistan.

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

Gimana menurut Lo?

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Catherine Stark, Pilot Wanita F-35C USMC Pertama

Kendaraan Tempur Robotik (Robotic Combat Vehicle)