Meriam Artileri Tarik, M777

Kanada mengirimkan setidaknya empat unit meriam tarik atau towed howitzer M777 kaliber 155mm ke Ukraina dalam rangka bantuan militer NATO. Howitzer M777 ini memiliki jangkauan tembak sejauh 30km.

Howitzer M777 endorse dari Kanada ini menyusul Mobile Howitzer Caesar endorse dari Perancis, dan sekitar 90 pucuk Howitzer 155mm endorse dari Amerika guna memperkuat jajaran artileri lapangan bagi pasukan yang mendukung Ukraina dalam menghadapi Russia. Kanada sendiri memiliki sebanyak 37 pucuk M777 dalam arsenalnya.

Howitzer M777 merupakan Field towed howitzer rancangan BAE Land Systems, Inc. yang dapat menembakan munisi jenis precision-guided Excalibur, munisi ini dilengkapi dengan hulu ledak GPS-guided dan harganya ditaksir US$.12.000 per butir.

Towed Howitzer M777

Sebelumnya Kanada telah mengirimkan senjata anti-tank M4 Carl Gustaf dan berbagai perlengkapan dan senjata lainnya.

Sejak Januari 2022, Kanada telah membuat komitmen bantuan militer untuk Ukraina senilai US$118 juta dalam bentuk peralatan militer. Dalam anggaran Tahun Fiskal 2022-23, Kanada mengalokasikan anggaran sebesar US$500 juta sebagai bantuan militer tambahan bagi Ukraina.

Towed Howitzer M777

Dikembangkan dan diproduksi oleh BAE Systems, Inc, awal-awalnya diperuntukan bagi korps artileri US Army dan USMC. Dengan kaliber 155mm, memiliki panjang laras 200 inci. Howitzer M777 ini diawaki oleh delapan personel, memiliki bobot 4.200 kg, dengan panjang gelar keseluruhan 10,70 meter, panjang saat di tarik dengan kendaraan adalah 9,50 meter.

Meriam Artileri M777

Untuk mendukung kekenyalan saat dalam perjalanan saat di tarik kendaraan, M777 dilengkapi dengan sistem suspensi hydrostrut buatan Horstman Defence Systems, Inggris. Saat menarik M777, kendaraan dapat melaju dengan kecepatan 88 km/jam atau dalam perjalanan di medan buruk 55 km/jam. Memiliki bebas dasar (ground clearance) 60 cm.

Kemampuan penembakan rata-rata; dua tembakan per menit untuk penembakan normal, maksimum 7 munisi per menit. Jenis munisi yang dapat digunakan selain Excalibur M982 (sebelumnya XM982), adalah M107, M795, dan ERFB. Muzzle velocity; Charge 8S: 827 meter/detik.

US Army dan USMC mulai menggunakan howitzer M777 ini pada tahun 2005. Howitzer ini ditarik oleh truck taktis berkapasitas 7 ton, sehingga dapat ditransportasikan dengan cepat ke berbagai posisi tujuan di darat. Untuk penyebaran dengan transportasi udara, dapat diangkut dengan pesawat MV-22 Osprey, CH-53E Super Stallion, dan CH-47 Chinook, bantuan sling.

US Army dan USMC sudah mengoperasikan M777 di Afghanistan sejak Desember 2007, dan di Iraq pada tahun 2008. Selain Amerika, M777 digunakan oleh Australia, India, Kanada, dan Arab Saudi.

Meriam tarik, M777

M777 India

Pada tahun 2017, dua unit Ultra-light howitzer M777 diuji-coba di Pokharan, Jaisalmer Rajasthan selama beberapa bulan. Dalam uji tersebut M777 menembakan berbagai jenis munisi.

Setelah uji, pihak India memesan M77 kepada BAE Systems, Inc untuk memasok 145 pucuk M777, dengan nilai kontrak US$ 750 juta yang dibuat pada November 2016. Penyerahan untuk Juni 2022 dijadwalkan sebanyak 56 pucuk M777, setelah sebelumnya telah diterima sebanyak 89 pucuk.

Dalam kontrak dengan BAE Systems, Inc. tersebut, sebanyak 25 pucuk diserahkan dalam bentuk utuh, dan sisanya dibuat di India bekerja sama dengan industry strategis local Mahindra Defence.

Howitzer M777 India

Angkatan Darat India menempatkan M77 antara lain di Ladakh, dan juga di Arunachal Pradesh, dekat perbatasan dengan Cina.

Howitzer berkaliber 155/39 ini pada dasarnya memiliki jangkauan tembak hingga 30 km, namun jarak tersebut dapat ditingkatkan hingga 40km dengan pengaturan sudut elevasi dan kondisi tekanan udara berdasarkan letak geografi.

Meriamnya dibuat dari bahan titanium dan aluminium alloy, sehingga bobotnya dapat menjadi lebih ringan disbanding howitzer sekelasnya. Bahan titanium dan titanium cor dipasok oleh RTI International Metals of Niles, Ohio.

Munisi ERFB

ERFB merupakan kependekan dari Extended Range Full Bore, untuk munisi 155mm ber-proyektil HE ERFB RA/BB (VLAP) merupakan generasi baru dari proyektil jarak jauh yang dirancang sebagai peningkatan atau penyempurnaan dalam kemampuan jarak operasional penembakan howitzer kaliber 155mm baik jenis tarik maupun gerak sendiri (GS/SP), dengan kaliber panjang kapar laras 39, 45 maupun 52.

Proyektil ERFB VLAP dirancang dengan kombinasi motor roket dan unit base bleed dalam satu bentuk proyektil. Hybrid rocket assised/base bleed projectile data meningkatkan jarak jangkauan tembak antara 10+ km hingga lebih dari 20 km, dibandingkan dengan jenis proyektil ERFB/BB jenis standard, namun peningkatan jarak jangkauan tembak juga bergantung kepada panjang laras dan charge yang digunakan untuk mendorong proyektil.

Untuk penggunaan munisi HE, HE ERFB/BT dan HE ERFB/BB tidak memerlukan pelatihan khusus bagi pelaksana logistic lapangan. Dengan jarak jangkauan tembak yang lebih jauh, diharapkan sasaran tembak tidak saja pada konsentrasi pertahanan senjata lawan, tetapi dapat menjangkau hingga garis dukungan logistik lawan.

Proyektil yang dirancang secara khusus ini secara simultan dapat menggunakan propelan roket (dengan menggunakan nosel yang dirancang secara khusus), dan base bleed charge.

Karakteristik Umum proyektil:

  • Jarak jangkauan tembak maksimum: -56 km
  • Muzzle velocity: -925 meter/detik
  • Total Impulse roket motor: >6500 Ns.
  • Berat isian propelan roket motor: -3 kg.
  • Impulse spesifik roket motor: >2170 Ns/kg
  • Berat proyektil: 48 kg
  • Berat bagian hulu ledak proyektil: 30 kg.

Munisi Excalibur M982

Munisi buatan BAE Systems AB, dan Raytheon Missile & Defense ini awalnya disebut sebagai XM982, dengan kaliber 155mm, dirancang untuk meningkatkan jarak jangkauan tembak Howitzer lapangan. Merupakan upaya koloborasi pihak Laboratorium Penelitian US Army (ARL) dan Utinet States Army Armament Research, Development and Engineering Center (ARDEC).

Kemudian diproduksi oleh Kontraktor Utama Raytheon Missiles & Defense, BAE Systems AB, dan sub-kontraktor Chamber Corporation serta Huntington Ingalls Industries. Dilengkapi dengan pemandu GPS dan inertial navigation.

Karakteristik umum:

  • Berat munisi: 48 kg.
  • Panjang 100 cm.
  • Diameter: 155mm
  • Jarak tembak maksimum sesuai hasil uji terakhir adalah 70 km.
  • Hulu ledak: PBXN-9.
  • Berat hulu ledak: 22 kg.

M777 Varian A1 dan A2

Dalam jajaran US Army Howitzer tarik kelas ringan M777 digunakan oleh Brigade Tim Tempur Stryker (SBCT), dan juga dalam jajaran pasukan Artileri USMC. Varian utamanya diawaki oleh delapan personil, namun dapat juga dioperasikan oleh lima personil saja.

Saat ini terdapat dua varian; M777 A1 dan M777 A2. Pada varian M777 A1 didukung dengan sistem pemandu penembakan digital. Untuk varian M777 A2 dilengkapi dengan software sehingga dapat menembakkan munisi dengan proyektil jenis BOFORS M982 Excalibur GPS/Raytheon/Inertial Navigation . –Guided Extended Range, dan peledak pendorong (charge shell) jenis Modular Artillery Charge Systems (MACS).

Hampir semua M777 milik US Army dan USMC telah di upgrade menjadi M777 A2. Varian A2 ini telah dioperasikan di Afghanistan sejak tahun 2008. Hingga Oktober 2018 jumlah yang dimiliki oleh US Army dan USMC diperkirakan sudah lebih dari 1.000 pucuk. Dibulan dan tahun yang sama, BAE Systems menerima pesanan dari NATO Support and Procurement Agency (NSPA) untuk memasok munisi BOFORS BONUS 155mm bagi kebutuhan M777 US Army.

Saat diproduksi dalam jumlah terbatas (LRIP – low rate initial production), howitzer ini menggunakan alat pembidik/Aldik optic. Setelah masuk dalam produksi masal, Aldik/Pemandu Penembakan yang digunakan berupa Towed Artillery Digitisation (TAD) buatan General Dynamics Armament Systems.

Perangkat digital TAD mendukung komputasi balistik, navigasi, penandaan dan penetapan lokasi secara otomatis, sehingga tingkat keakuratan penembakan lebih tinggi dan waktu reaksi juga lebih cepat. Selain itu, TAD juga mendukung penggerak elektrik untuk lintasan dan elevasi, serta meningkatkan daya dorong proyektil.

Penyempurnaan sistem senjata ini masih terus diupayakan, baik dari segi teknologi mekanisme kerja sistem howitzer, juga pada pengembangan lethality dari proyektil munisi.

Epilog

M777 dalam jumlah kecil memperkuat pasukan Ukraina, apakah dengan semakin membanjirnya endorse kepada Ukraina baik senjata berat, kendaraan tempur, pesawat helikopter dan pesawat tempur bersayap tetap, hingga drone. Lalu apakah personel pasukan Ukraina mencukupi untuk mengawaki persenjataan endorsan dari NATO, Uni Eropa, Amerika Serikat, maupun Industri.

Situasi peperangan saat ini menjadi samar berita karena dalam doktrin perang multi-domain, kalangan pers dan media juga turut dimainkan untuk pencitraan maupun menjatuhkan pihak yang dianggap lawan. Bahayanya; karena kalangan pers dan media sudah dilibatkan sebagai kekuatan peperangan, apakah dikemudian hari pewarta dapat digolongkan sebagai combatant dan dapat dibunuh dalam pertempuran???

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

Gimana menurut Lo?

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Norinco VN1 & Black Widow Spider Baru Thailand

Tank Ringan Sabrah Pilihan Filipina