Visitors Counter

serving 489759 visitor

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Who's Online

We have 4 guests online

Random Image

Polls

Menurut Anda, bagaimana kekuatan angkatan bersenjata kita?
 

eQuotes

Two things inspire me to awe--the stary heavens and the moral universe within.

Albert Einstein

Syndicate

Home
RAFALE F2 MASUK AFGANISTAN PDF Print E-mail
Written by MAH   
Thursday, 19 April 2007

Perancis (1 April 2007) telah mengirimkan skadron tempur udara ke Afganistan untuk bergabung dengan kekuatan udara Sekutu.  Pesawat yang dikirim berupa pesawat tempur multi-peran Rafale F2 (tempat duduk ganda) yang setiap pesawat akan membawa empat buah smart bomb GBU-12 dalam tugas patroli.

Rafale merupakan pesawat tempur bermesin ganda, sayap delta dengan kemampuan patroli jarak jauh serta serang darat dan permukaan laut, pertahanan udara dan superioritas udara, pengintaian, dan operasi deterrence.

Pengiriman skadron F2 ini merupakan ralisasi permintaan Amerika pada pertemuan NATO di Riga pada bulan Nopember tahun lalu.  Pengiriman kekuatan tambahan dari Perancis sudah dilakukan sejak 12 Maret lalu dimana tiga unit F2 tiba di Afganistan bersama tiga unit Mirage 2000D.  Komando Udara Perancis berpangkalan di Bagram, Afganistan Selatan.

Rafale merupakan pesawat yang dibuat untuk dapat berpangkalan didarat maupun diatas kapal induk.  Versi dasar dibuat dalam tiga variant yaitu –M, B dan C.  Variant M merupakan jenis bertempat duduk tunggal versi Angkatan Laut untuk berpangkalan di atas kapal induk, variant B (tempat duduk ganda/tandem) dan C (tempat duduk tunggal) merupakan versi angkatan udara.

Pesawat tempur Rafale yang diserahkan ke angkatan laut Perancis disebut sebagai standar F1 dengan kemampuan tempur udara-ke-udara. Standar F2 dengan kemampuan tempur udara-ke-darat.  Versi standar F3 (kontrak Februari 2004) dilengkapi dengan radar terrain-follow 3D RBE2 dan optronic pod RECO NG dari Thales, mampu untuk meluncurkan rudal anti-kapal permukaan AM-39 Exocet dan rudal nuklir ASMP-A.

Pesanan tambahan standar F3 sebanyak 59 unit dilakukan pada Desember 2004, 47 unit untuk angkatan udara (11 two-seat dan 36 single-seat) serta 12 unit (single-seat) untuk angkatan laut Perancis, dengan jadwal penyerahan mulai tahun 2007 dengan kelengkapan  skadron pertama (20 pesawat) operasional pada tahun 2008.

Untuk pasar ekspor, Dassault menggunakan istilah ’Omni Role’ aircraft untuk membedakannya dengan pesawat tempur ’multi-role’ lainnya yang memiliki peran primer dan peran sekunder.  Dassault juga ingin menggambarkan bahwa Rafale memiliki kemampuan perubahan dari satu peran ke peran lainnya dalam satu sortie.

Cockpit dilengkapi dengan Hands-On Throttle And Stick control (HOTAS), HUD (dengan wide-angle holographic) buatan Thales Avionique, untuk control data, data misi dan penembakan senjata. Situasi taktis dan sensor data dilakukan dengan collimated, multi-image head-level display, dan dua lateral display dengan sistem sentuh jari untuk menampilkan parameter pesawat dan data misi.  Pilot dilengkapi dengan helmet-mounted sight & display. Kamera CCD dipasang pada sistem perekam didalam pesawat untuk merekam gambar HUD selama misi dilakukan.

Mulai tahun 2007, Rafale akan dipersenjatai juga dengan Precision-guided bomb AASM dari Sagem.

Untuk misi Pernika Rafale dilengkapi dengan electronic warfare system Spectra dari Thales.  Terdiri dari teknologi transmitter, radar peringatan, DAL laser warning receiver, missile warning, detection system dan jammer.

PERANGKAT SENSOR. Rafale dilengkapi radar RBE2 dari Thales dengan kemampuan look-down dan shoot-down.  Radar dapat menjejaki delapan target secara simultan dan memberikan prioritas identifikasi ancaman.  Sistem optronik termasuk Thales/SAGEM OSF infrared search and track system, dipasang pada hidung pesawat (nose cone). Optronik berfungsi sebagai sarana pencari sasaran, identifikasi target, telemetri serta  automatic target discrimination and tracking.

PERANGKAT NAVIGASI DAN KOMUNIKASI.  Rafale menggunakan perangkat penerima navigasi TLS 2000 dari Thales digunakan untuk approach phase of flight. Petrangkat ini terintegrasi dengan Instrumen landing System (ILS), Microwave Landing System (MLS), dan VHF Omni-directional Radio-ranger (VOR) dan fungsi marker.  Radar altimeter AHV 17 juga dari Thales yang sangat efektif dalam penerbangan yang sangat rendah, jufa dilengkapi penerima TACAN (tactical air navigation) sebagai pembantu pendaratan.  Kelengkapan lain berupa kombinasi interrogator-transponder SB25A yang merupakan IFF pertama yang menggunakan teknologi electronic scanning, juga buatan Thales.

Perlengkapan komunikasi antara lain radio V/UHF Saturn generasi kedua, anti-jam tactical UHF NATO, dengan voice encryption pada fast-frequency hopping mode. Fixed-frequency VHF/UHF untuk komunikasi dengan kendali lalu lintas penerbangan sipil. Terminal Multifunction Information Distribution System (MIDS) untuk high-data-rate tactical data-exchange dengan stasiun Kodal NATO, pesawat AWACS atau Kapal Perang.

SPESIFIKASI:
Pabrik pembuat: Dassault Aviation.
Bentang sayap: 10,8 meter
Luas sayap: 45,7 M2
Panjang pesawat: 15,27 meter
Tinggi pesawat: 5,34 meter
Tempat dudukan muat beban diluar pesawat: 14 titik
Untuk kedudukan beban berat dan tanki bahan bakar: 5 titik
Bobot kosong: 9,06 ton
Bobot takeoff maksimum: 24,5 ton
Tanki bahan bakar internal: 4,5 ton
Tanki bahan bakar eksternal: 7,5 ton
Kapasitas angkut beban eksternal: 9,5 ton
Kecepatan jelajah maksimum: diatas Mach 1,8 (2.130 km/jam)
Service ceiling: 18.000 meter
Rate of Climb: 333 meter/detik
Thrust/weigh: 1,13
Beban muat sayap 326 kg/m2
Kecepatan approach: 120 knot
Jarak mendarat: 450 meter
Batas g: -3,2 sampai +9
Roll rate: 270 derajat/detik
Mesin: turbofan 2x SNECMA M88-2 (masing-masing 75kN)
Combat air patrol loiter time: lebih dari 3 jam
Jarak jelajah : 1.800 km
PERSENJATAAN :
• 1 kanon 30mm GIAT DEFA 30/791B dengan 125 peluru.
• Rudal udara-ke-udara, antara lain : MICA, AIM-9, AIM-132 ASRAAM, AIM-120 AMRAAM, MBDA Meteor, Magic II.
• Rudal Udara-ke-darat : Apache, SCALP EG, AASM, AM-39 Exocet, ASMP nuclear missile. GBU-12 bomb.

Biaya :  Total program pengembangan proyek Rafale menelan biaya sekitar 28 milyar Euro, bila diterjemahkan ke nilai per unit akan menjadi 95 juta Euro per unit.  Nilai tersebut bukan merupakan nilai jual pesawat, tetapi nilai total biaya pengembangan sampai dengan produk awal.

Versi dari Rafale berdasarkan pesanan tahap awalnya:
• Rafale C (Chasseur) berawak tunggal untuk Angkatan Udara.
• Rafale B (Biplace) berawak ganda, juga untuk Angkatan Udara.
• Rafale M (Marine) berawak tunggal untuk Penerbal.

AU Perancis atau Armee de l’Air menerima penyerahan tiga unit Rafale B (kemudian disebut sebagai Standar F2) pada akhir Desember 2004.

Perjalanan produksi Rafale:
Rafale A. Pesawat demo teknologi yang pertama diterbangkan pada tahun 1986.
Rafale D. D artinya discret atau stealthy diluncurkan pada awal 1990 untuk vesi produksi      AU untuk pengembangan teknologi pesawat semi-siluman.
Rafale B. Versi Rafale berawak ganda untuk AU, diserahkan pada tahun 2004.
Rafale C. Versi rafale berawak tunggal untuk AU, diserahkan pada Juni 2004.
Rafale M. Versi rafale untuk Penerbal yang berpangkalan di atas kapal induk, mulai           operasional pada tahun 2002 dengan bobot lebih berat 500 kg dari Rafale C.
Rafale N. Aslinya disebut sebagai Rafale BM, direncanakan sebagai versi awak ganda       untuk Penerbal, karena keterbatasan anggaran program ini dibatalkan.

Catatan:  Kode F pada Rafale bukan berarti Fighter, tetapi France.

Comments (4)add feed
... : ICP-CIP
rafale boleh juga jika di bandingin dengan f-16. kenapa indonesia ga jalin hubungan kerjasama militer dengan perancis? siapa tau di kasi lisensi buat jet tempur rafale. bos desault (serge)_kan teman baik habibie....
April 21, 2007
... : erick gunanto : http://www.hade.co.id
sebenarnya dulu pihak Dassault sempat menawarkan beberapa unit Mirage 2000 & Rafale generasi pertama sisa produksi batch awal untuk TNI AU lengkap dgn suku cadang & after sales service-nya. bahkan pihak Dassault menawarkan alih teknologi hingga level tertentu jika IPTN setuju tawaran ini.tapi krn sedemikian lobi Washington mengontrol Jakarta dlm pengadaan peralatan militer ABRI saat itu, maka peluang bagus itu menguap sia2 ke udara tanpa bekas. hasilnya, kita lihat seperti apa wujud TNI AU sekarang ini khan ?? kecian deh doi....
April 24, 2007
... : leechen
Bagus juga si RAFALE, gimana kalo dibandingkan dg Sukhoy yag dimiliki TNI, tangguh yang mana ?...,
August 22, 2008
LS-X raptor the indonesian airsuperiority : andri priatna
klo menurut saya jet kita belum bisa dibandingkan dengan jet tmpur negara eropa, su 30 memang canggih dengan segala kelebihannya jago dogfigth, interceptor yg handal, manuver kobra dan manuper lainya yg g bsa di saingi jet manapun didunia. akan tetapi kemampuan radar dukoi kita tidak lebih baik dari rafael f2 prance yg memungkinkan su 30 kita dilock missile dari kejauhan. ingat kasus kemarin 2 sukoi kita di lock missile dan g tau siapa pelakunya. itu merupakan kelemahan yg fatal bagi pertahanan kita, baik dari udara laut maupun daratnya. alutsista yg canggih sangant strategis fungsinya bagi suatu negara, baik dalam bidang ekonomi maupun hankam karena dengan alutsista yg canggih dan kuat negara tersebut bisa dengan leluasa menentukan politik luarnegrinya yg tentunya menguntungkan negara tersebut. alhasil, TNI dengan kapal laut yg canggih kelas korvet dan sigmanya serta kapal selam canggih,AU denga skadron2 nya yg lincah dan canggih kumplit dengan jet tempur kelas berat seperti su30 su 35 klo py kapal induk, dan AD dengan tank dan panser seperti tank leopard milik jerman didukung kendaraan ranpur yg cepat dan ganas dan rudal darat jarak jauh baik rudal balistik maupun rudal pintar lainnya yang mempu mejelajah antar benua dengan ketinggia tempuhnya lebih dari 50.000 m ke udara. maka tidak ada musuh yg tidak gentar..indonesia akan menjadi macan asia lagi... ayolan indonesia, bangsaku tercinta bangit dari keterpurukannya!!! brantas semua korupsi dinegeri ini yg menghambat petumbuhanmu, berantas kebodohan negeri ini dengan skolah gratismu, sejahtrakanlah rakyatmu dengan SDA yg melimpah ruah di bumi mu, tentramkanlah dan buat rakyatmu bangga dengan keperkasaan militermu!!! ayo indonesia kami putra bangsa ini, siap bejuang sampai titik darah penghabisan untuk mu! bangun LS-x sampai varian tercanggihnya yg bisa menandingi f22 raptor, bangun maritimmu dengan kapal2 canggih dan kapal selam buatan bangsa sendiri, bagun panser dan tank beserta rudal nya yg mutakhir untuk menjaga NKRI ini, bangun radar canggih untuk mendeteksi semua wilayah NKRI dari ancaman, dan pertahankan prestasi prajuritmu yang terkenal pejuang sejati itu!! ayo bangsaku indonesia tercinta!!!
March 12, 2009
Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley


Write the displayed characters


Powered by Azrul's Jom Comment
busy