Visitors Counter

serving 489883 visitor

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Who's Online

We have 4 guests online

Random Image

Polls

Menurut Anda, bagaimana kekuatan angkatan bersenjata kita?
 

eQuotes

Sometimes one pays most for the things one gets for nothing.

Albert Einstein

Syndicate

Home
ANGKATAN LAUT SINGAPURA. MENUJU BLUE WATER STRATEGY PDF Print E-mail
Written by MAH   
Thursday, 24 May 2007

Dalam satu decade terakhir, Angkatan Laut Singapura telah mengalami suatu pembaharuan yang sangat pesat. Pembaharuan kekuatan termasuk dengan pengadaan kapal-kapal perang baru seperti destroyer, kapal selam, sistem senjata laut nir-awak dan sistem kodal baru.  Singapura sebagai Negara perdagangan sangat menyadari pentingnya menjaga keamanan perairan selat Malaka yang selama ini banyak diganggu dengan kegiatan bajak laut.

Tanggal 5 Mei 2007 yang lalu Singapura telah melakukan commissioning atas kapal frigat RSS Formidable yang pertama dari total pesanan enam unit.  Kapal dengan bobot 3.200 ton ini dapat mengarungi lautan dengan jarak jauh dan dilengkapi dengan sistem senjata moderen didukung dengan combat system mutakhir.

Singapura memiliki empat unit kapal selam serbu kelas Challenger (Sjoorman-class) yang dibeli dari Swedia yang dirancang untuk laut dingin daerah Baltic, kapal selam ini disesuaikan untuk iklim tropis oleh Defence Sience and Technology Agency (DSTA) Singapura, yang juga melengkapi dengan combat system mutakhir.  Kapal ini dilengkapi dengan sonar baru, kendali persenjataan modern serta sistem kodal dan navigasi baru.

Untuk peralatan nir-awak, RSN melakukan berbagai percobaan dalam berbagai sistem nir-awak seperti UAV dan USV (unmanned surface vehicle) untuk maritime surveillance, interception dan force  protection.  Dan, wahana nir-awak bawah air akan meningkatkan kemampuan RSN pada dimensi operasi bawah air.  Untuk perlindungan pasukan, Singapura telah berhasil mengoperasikan USV Protector pada tahun 2005 yang lalu.  USV dioperasikan diperairan teluk Arab dalam mendukung operasi multinasional upaya rekonstruksi Iraq.  Protector yang panjangnya 30 kaki diluncurkan dari kapal pendarat tank (LST) kelas Endurance.  Protector dilengkapi dengan peralatan surveillance dan senjata Typhoon close-in weapon system.  Dapat mendeteksi kapal yang dicurigai pada siang dan malam hari.

Bekerjasama dengan pihak Angkatan Bersenjata (SAF), RSN mengembangkan sistem kodal yang disebut sebagai sistem IKC2 (Integrated Knowledge-based Command and Control)  sebagai jaring komando-kendali dan intelijen.

Angkatan Laut (Royal Singaporean Navy/RSN).  Memiliki misi utama mempertahankan Singapura dari ancaman yang datang dari perairan dan melindungi jalur komunikasi laut yang membentang di selat Singapura  dan jalur aksesnya. Tantangan bagi AL Singapura (RSN) ialah untuk secara berlanjut membangun dan menyeimbangkan armadanya untuk mampu memenuhi peran vitalnya dimasa mendatang dalam mempertahankan kepentingan negara.

ORGANISASI: Markas Besar RSN terdiri dari enam departemen fungsional yang melaksanakan tugas sehari-hari, perencanaan jangka panjang, pembuat kebijakan dan pengarahan operasional bagi personil, Intelijen, operasi, Logistik, perencanaan dan pelaksanaan pelatihan.

RSN memiliki empat komando yang berpangkalan di darat:
- Armada
- Coastal Command (COSCOM)
- Training Command (TRACOM)
- Naval Logistic Command (NALCOM)
Selain itu juga terdapat Naval Diving Unit (NDU)
 
ARMADA.  Armada diorganisir untuk mengatur semua operasi didalam selat Singapura. Dalam Komando Armada terdapat, First Flotilla, Third Flotilla, Submarine squadron dan dua Skadron Pertahanan Pangkalan.

Gugus Armada Pertama terdiri dari Skadron Missile Corvette (MCV) dan Skadron Missile Gunboat (MGB). Kapal-kapal dilengkapi dengan persenjataan moderen, sensor baik untuk ancaman kapal permukaan maupun kapal selam maupun obyek udara dalam peperangan laut multi-dimensional. First Flotilla bekerja sama erat dengan Skadron Pesawat Patroli Maritim yang pesawatnya dilengkapi dengan sistem pengintaian yang canggih.

Gugus Armada Ketiga terdiri dari Skadron Landing Ship Tank (LST), Skadron Kapal Cepat dan Skadron Sumber Sipil/Civil Resource squadron. LST sebagai sarana transportasi laut dan dukungan logistic bagi SAF dalam operasi diluar negeri dan kegiatan latihan, seperti operasi kemanusiaan dan misi bantuan terhadap bencana alam, serta kegiatan latihan laut bagi personil AL. Skadron Kapal Cepat mengoperasikan berbagai jenis kapal kecil serba guna, dan Civil Resource squadron memobilisasi kapal dari sumber-sumber sipil untuk mendukung kegiatan SAF maupun AL saat diperlukan.

Skadron Kapal Selam memberikan tambahan dimensi bawah air bagi operasi armada. AL juga memiliki Skadron Frigate Siluman dengan persenjataan dan sensor yang canggih.

Skadron Pertahanan Pangkalan melaksanakan tugas pengamanan sepanjang waktu untuk memastikan keamanan dan pertahanan pangkalan AL.


COASTAL COMMAND (SOSCOM).  COSCOM bertanggung jawab atas operasi keamanan maritim di selat Singapura. Dalam komando ini terdapat Skadron Anti-Submarine Patrol Vessel (APV), Skadron Patrol Vessel (PV), Skadron Mine Counter Measure Vessel (MCMV), Skadron Coastal Surveillance and Defence dan Skadron Shipping Control. COSCOM melaksanakan operasi 24 jam per hari, 7 hari seminggu sepanjang tahun untuk memastikan keamanan selat Singapura. Dalam pelaksanaan operasinya, COSCOM bekerjasama serat dengan dinas lainnya seperti Maritime Port Authority dan Police Coast Guard.


KOMANDO LATIHAN.  TRACOM (Training Command) bertanggungjawab untuk seluruh aspek pelatihan indivisu dalam RSN. Terdiri dari Institute of Maritime Warfare (IMW) dan Institute of Maritime Operations dan Systems (IMOS). IMW mengkhususkan pada semua latihan simulasi  shore-based melalui penggunaan simulator secara ekstensif dan pusat latihan taktis untuk memastikan kecakapan personil RSN dalam segala aspek peperangan maritime terpelihara pada standar tinggi, sementara IMOS berkonsentrasi pada pelatihan khusus kejuruan dalam operasi, pemeliharaan dan enjinering untuk spesialisasi system kelautan RSN.

KOMANDO LOGISTIK AL.  NALCOM atau Komando Logistik AL, bertanggungjawab untuk seluruh kesiagan logistic kapal-kapal RSN tanpa kecuali. Pelaksanaan fungsi dilakukan dengan dua pangkalan pemeliharaan;  Pangkalan Tuas dan Changi, dimana dilaksanakan pemeliharaan dan perbaikan kapal dan peralatannya. NALCOM juga mengkomandoi pangkalan Materiil dan Angkutan dimana tanggungjawabnya untuk mempertemukan transportasi dan kebutuhan logistic lainnya. Pangkalan Skadron Kesehatan pendukung operasi dan pengerahan RSN juga berada dibawah NALCOM.

Selain tenaga ahli yang dimilikinya, NALCOM bersama Departemen Logistik AL, bekerjasama dengan industri local seperti grup Singapore Technologies Engineering dan pihak lainnya seperti Defence Science and Technology Agency (DSTA). Ini merupakan bagian dari konsep Integrated Workforce dimana industri local membangun tenaga ahli dan kemampuan untuk mendukung dan bekerja dengan RSN untuk pelaksanaan overhaul, perbaikan ekstensif dan pemeliharaan/perbaikan peralatan kapal RSN.

UNIT PENYELAM AL (NDU/Naval Diving Unit).  NDU bertanggung jawab atas segala operasi penyelaman, termasuk operasi selam tempur dan umum, EOD dan penetralan ranjau. Terdiri dari; Sekolah Selam, Grup Selam Clearance, Grup Demolisi Bawah Air, Grup Selam Tempur.  Bermarkas di Kamp Sembawang.  Fasilitas NDU termasuk kolam selam kedalaman 10 meter dengan dinding kaca yang memungkinkan instruktur melihat siswa/personil yang sedang melakukan latihan penyelaman, Agility Trainer,  multi-purpose Confidence Tower, lapangan tembak in-door dengan jarak tembak 25 meter, peralatan Hyperbaric Medical Facility yang khusus untuk mendukung pelayanan kesehatan yang dibutuhkan para penyelam.

Cepat, mematikan, lebih cerdas. Mereka dapat melakukan operasi pantai tanpa terlihat. Kini dengan dukungan teknologi mutakhir dalam teknologi siluman/stealth, pernika dan rudal. 

ASSET:
Frigat patroli kelas Formidable
Bobot penuh: 3200 ton
Ukuran: 114,8 x 16,3 x 6 meter (panjang x beam x draught)
Kecepatan maksimum : 27 knot
Kecepatan ekonomis : 18 knot
Jarak tempuh: 7.200 km (4.000 mil laut)
Awak: sekitar. 70 personil, Kru Penerbal : 15 personil
Propulsi: 2 unit mesin disel MTU 220V 8000, 4x8.200kW
Sistem elektrik: Alternator 4xIFMV1708, AvK, 800kW
Armament: 8 Harpoon SSM, VLS for 32 Barak SAM, 1 57mm/70cal DP, 4 21 inch torpedo tubes

Korvet kelas Victory
Bobot penuh: 600 ton
Ukuran: 62,4 x 8,5 x 3,1 meter
Propulsi: 4 disel MTU 16V 538 TB93, 15.020 hp, 4 shaft, 35 knots
Awak: 46 personil
Radar:  ZW-06 air/surf search
Sonar: Thomson Sintra TSM 2064, Salmon VDS
Fire Control: BEAB 9LV 200 Mk 3
EW: SEWS intercept/jammer suite, 2 decoy RL
Persenjataan: 8 Harpoon SSM, 16 VLS Barak SAM, 1 76mm/62 OTO DP
   2 triple 12.75 inci TT.  Unit pertama dibuat di Jerman, sisanya di Singapura.   

No.    Nama           Tahun   Pangkalan      
P88    Victory        1990    Pulau Brani
P89    Valour         1990    Pulau Brani
P90    Vigilance      1990    Pulau Brani
P91    Valiant        1991    Pulau Brani
P92    Vigour         1991    Pulau Brani
P93    Vengeance      1991    Pulau Brani


Kapal Selam kelas Riken (Sjoormen/Type A-11)
Bobot menyelam: 1210 ton
Ukuran: 51 x 6,1 x 5,8 meter
Propulsi: Diesel-electric, 2 diesels, 1 shaft, 2,200 shp, 20 knot
Awak: 23 personil
Sonar: Plessey Hydra passive search and attack
Persenjataan: 4 unit tabung torpedo 533mm, 2 unit tabung torpedo 400mm
 ex-Swedia. 

No     Nama             Tahun      
??     Challenger       1967/97   Ex-Sjoebjornen
??     Conqueror 1968/99   Ex-Sjoelejont
??     Centurion 1969/99   Ex-Sjoormen
??     Cavalier         1969/??   Ex-Sjoehunden


Kapal Ampibi Kelas Endurance (amphibious transport dock)
Bobot penuh: 8,500 ton
Ukuran: 140 x 20 x 4,5 meter
Propulsi: 2 diesel, 2 shaft, 12,000 bhp, 15 knot
Awak: 65 personil
Aviasi: dek helicopter didepan
Pasukan: 350 personil
Kargo: 18 tanks+ 20 kendaraan + peralatan
Persenjataan: 1 76mm OTO DP, 2 Mistral SAM, 2 12.7mm MG
 Combined LST/LSD-type ships.

No.    Nama              Tahun   
L207   Endurance  2000    
L208   Resolution  2000
L209   Persistence   2001
L210   Endeavour  2001

Medium Landing Ship kelas Endurance (LST 512)
Bobot penuh: 4100 ton
Ukuran: 100 x 15,2 x 4,3 meter
Propulsi: 2 unit disel GM 12-567ATL, 1800 hp, 2 shaft, 12 knot
Awak: 120 personil
Aviasi: Dek helicopter didepan (hanya Excellence)
Pasukan: 125 personil
Kargo: 1500 ton
Persenjataan: 1 Bofors 40mm/70, 2 Mistral SAMs, 6 12.7mm MGs
 ex USN.  Akan dipensiunkan
No      Nama             Tahun   
L202    Excellence       1944/75 ex-LST 629
L203    Intrepid         1944/75 ex-LST 579

Kapal Patroli kelas Fearless
Bobot: 500 ton
Ukuran: 55 x 8,6 x 2,4 meter
Propulsi: 2 diesel, 2 shaft, 36 knot
Awak: 27 personil
Persenjataan: 4-6 Gabreil SSM, Sadral SAM position, 1 76 mm OTO DP,
   4 12.7 mm MG
No.    Nama               Tahun
82     Resilience         1998
83     Unity              1998 
84     Sovereignty        1998
85     Justice           1998
86     Freedom            1998
87     Independence       1998

AKS kelas Fearless
Bobot: 500 ton
Ukuran: 55 x 8,6 x 2,4 meter
Propulsi: 4 diesels,  4 shaft, 35 knot
Awak: 30 personil
Persenjataan: 1 76mm/62 Super Rapid OTO Melara, Mistral SAMs, 2
   triple 12.75 inch TT

No.     Nama                 Tahun   Pangkalan
94      Fearless             1996      Tuas           
95      Brave                1996      Tuas           
96      Courageous           1996      Tuas   
97      Gallant              1997      Tuas           
98      Daring               1997      Tuas           
99      Dauntless            1997      Tuas   

Kapal Patroli kelas Sea Wolf (Lurssen FPB 45)
Bobot: 254 ton
Ukuran: 44,9 x 7 x 2,3 meter
Propulsi: 4 disel MTU 16V 538 TB92, 13460 hp, 4 shaft, 38 knot
Awak: 40 personil
Persenjataan: 4 Harpoon SSM (2 twin), 2 Gabriel SAMs, Mistral SAMs,
1 Bofors 57mm/70, 1 Bofors 40mm/70

No.     Nama                 Tahun
P76     Sea Wolf             1972
P77     Sea Lion             1972
P78     Sea Dragon           1974
P79     Sea Tiger            1974
P80     Sea Hawk             1975
P81     Sea Scorpion         1976

Minehunter kelas Landsort
Bobot: 360 ton
Dimensions: 47,5 x 9,6 x 2,2 meter
Propulsi: 4 diesel, 1,592 hp, 2 shaft, 15 knot
Awak: 31 personil
Persenjataan: 2 Bofors 40mm/70

No.     Nama                 Tahun   Pangkalan
M47     Bedok                1995      Tuas
M48     Kallang              1995      Tuas
M49     Katong               1995      Tuas
M50     Punggol              1996      Tuas

Ditangan personil AL Singapur yang terlatih, aset berteknologi tinggi mampu menghadapi ancaman dari berbagai dimensi – dipermukaan, udara dan bawah air.

PANGKALAN:
Changi Naval Base
Tuas Naval Base

Comments (16)add feed
... : audiratuliu
indonesia malu2in masa kala ama singapura!!! bangkit dong ama buatan dalam negeri!!! okkkkkkkkkk
July 14, 2007
wah... wah... wah... udah blue water strategy? indonesia denger2 baru akan memasuki green water strategy, yg konon levelnya lebih rendah dibanding blue water. smilies/angry.gif
October 11, 2007
... : hari
mari bangsa indonesia renungkan kanapa kita kalah dari singapura? karena kita gak mampu alias miskin dan ini karena kurangnya wawasa kedepan para pemimpin negeri ini sehingga kita selalu bertengkar dan saling mencemooh dan salin menjatuhkan... kalau begini kapan mo maju... tenaganya habis buat jejek2 kin saudara sendiri.. kalau mo kaya mereka yalihat kedepan dan bangun negeri ini dengan wawasan kedepan jangan mental duit aja ( terutama pns dan bumn ) mana pengabdian untuk negara ... kalau masalah duit gak ada kata cukup.... sadarlah kita besar tapi tampa kekuatan adalah sia sia ..
October 22, 2007
... : bayoe sapoetro
makanya sikat para pembalak liar dan larang pengiriman barang secara langsung dari ke singapura melainkan harus di transitkan dulu ke batam untuk hasil alam dari kawasan barat indonesia dan di surabaya untuk hasil alam kawasan timur indonesia untuk menghindari kerugian negara akibat kegiatan ilegal yang mengexploitasi hasil alam indonesia yang nilainya mencapai ratusan milyar dolar AS per tahunya, kan lumayan duitnya bisa di gunain untuk menyejahterakan rakyat indonesia, kegiatan riset untuk kemajuan bangsa, pengembangan industri strategis dan pembelian alutsista yang super canggih. OK
January 18, 2008
... : Andar
Beredar rumor, kalau perang terjadi di Indonesia maka kekuatan yang mungkin hancur pertama adalah AL dan AU. sedangkan AD mungkin masih bertahan. Artinya praktis laut dan udara dikuasai musuh. Itu mungkin benar, karena salah satu basis utama di AL dan AU adalah tegnologi perang. Mungkin Indonesia punya beberapa Alutsista yang mumpuni hasil dari pembelian ke luar negeri. Akan tetapi kalau jumlahnya sedikit? jangan lupa penyebab kekalahan Hitler dalam Perang Dunia II adalah laut dan udara.
December 11, 2008
... : NAVYSEALS
kapan indonesia dapat mengembangkan ALnya masih pakai kapal bekas ganti korvet eks jeman timur sama korvet sigma kl maumenang lawan malaysia beli destroyer dari russia. atau mau seimbang lawan inggris bikin kapal selam kelas typhoon atau lostangels.
December 13, 2008
... : andi wahyu
singapura sadar mereka dikelilingi negara bsar......saya kira angkatan laut singapura msih wajar bila dibandingkan kkuatan laut asia tenggara karena bila terjadi perang dengan indonesia wilayah indonesia msih terlalu luas untuk dihancurkan....tercatat singapura pnya 4 kapal siluman klas lafayete sdg indonesia pnya 4 kpal siluman klas sigma, thailand pnya kapal induk...yang menghawatirkan justru AU mreka....singapura pnya F15,F18,F22 Raptor yang di sebar d butterworth-malaysia,australia dan amerika..
December 29, 2008
... : cik wan tu
...apalagi isu2nya anggaran AU kita hanya akan didukung 25%..berarti radar cuma muter 3 bulan dong...pesawat juga muter 3 bulan ...sisanya???jangan berharap memperkuat dech.....mudah2an aja yg duduk disana sadar.....
December 31, 2008
... : Iwan
Kalau Angkatan Laut Singapura sdh Blue Water Strategy, terus mau apa? smilies/tongue.gif Tentara Indonesia mungkin dari segi peralatan ketinggalan krn dana anggaran militer yang terbatas, tapi itu bukan berarti kita bisa dikalahkan. Cobalah tengok ke belakang, senjata apa yang dipunyai oleh pejuang kita untuk merebut kemerdekaan dari tentara Belanda/Sekutu, apa persenjataannya sebanding?, apa persenjataan Vietcong juga sebanding dengan AS? Demikian juga Mujahidin dengan Uni Sovyet? Penyebab utama Hitler kalah menurut pendapat saya krn dia buka Front baru dengan Russia pada saat menghadapi tekanan di Front Barat, dan yang utama krn dia dikeroyok smilies/grin.gif
January 21, 2009
rast17 : rast17
pake bambu runcing aja
February 14, 2009
jangan sok tau mas andi wahyu : day
sebtulnya dari dulu sampai sekarang kekuatan bangsa indonesia gak cuma ngadalin TNI saja partisipasi rakyat indonesia dalam mendukung TNI untuk menegakan NKRI yang paling ditakuti , tengok saja kasus ambalat waktu malaysia macem2 setelah ada mobilisai dari rakyat dan ketegasan TNI dalam menyikapinya malysia langsung keder dan mundur teratur. dan untuk sekarang jangan remehkan indonesia lihat saja indo defense & aerospace 2008, anda melihat sendiri kan. dan coba temen2 tengok LAPAN yang sudah bisa buat roket pendorong satelit sampai keluar orbit bumi dan setelit nya juga secara mandiri. bahkan negara tentangga banyak yang berdecak kagum dan segan lagi terhadap kemajuan teknilogi antariksa indonesia. buat saudara ANDI WAHYU dan yang lain2 yang menggembar-geborkan singapura terlalu berlebihan dan saya juga mau meralat pernyataan tentang singapura punya F-22 Raptor, teknologi raptor yang dipunyai USA sampai sekarang tidak dijual kenegara lain bahkan inggrispun gak dikasih. klau mau buat pernyataan dipikir dulu jangan sotoey (=sok tau)
March 01, 2009
bukanya gakmampu : anton
indonesia bukannya agak mampu menyaingi kemampuna singapura dari segia persenjataan tetapi indonesia telalu kaya untuk haya membeli pesawat tempur,kapal perang,teng/ panser dan berbagai macamrudal buatan barat. tetapi yang jadi masalah indonesia haya mampu membeli tapi gak mampu merawat and buat senjata sendiri seperti contoh LAPAN bisa buat roket pendorong satelit keluar orbit tapi indonesia masih mengimpor bahan bakar untuk pendorong roketnya gimana bisa indonesi mandiri kalo dikit dikit haya bisa beli buat sendiri dong jangan mampunya haya beliaja
March 12, 2009
salah siapa..... : saka
tahu anggaran untuk latgab TNI brapa? tahu biaya untuk pilkada Jatim kemaren habis brapa? wong 50jt untuk latgab TNI yang notabene untuk kemajuan TNI kita DPR aja ribut, sementara pilkada yang cuma untuk Jatim dana habis hampir setengah trilyun diem-diem aja, gimana TNI kita mau maju.
March 17, 2009
produksi??? : saka
sudah tahu belum kang, klu maju atau terbelakang, kaya atau miskin suatu negara tidak tergantung dari SDM dan SDA yang dimiliki negara tersebut tetapi tergantung dari perilaku dari masyarakat/bangsa yang menghuni negara tersebut. silakan cari tahu materi tentang apa itu Human Behaviour.
March 17, 2009
Betul untuk kekuatan Au kita masih kalah : ISAF (Indonesia Air FOrce)
Kalau untuk kekuatan au indoneisa masih jauh dibawah au negara lain
singapura punya f-16 lebih dari satu squaron malaysia punya sukhoi dan mig 29 apalagi singapura punya f16F dan f-15 sg australim punya f-18 hornet F
indoneisa cuma punya f-16a/b su27/30skm
March 20, 2009
sumber daya manusia : dong
Before you wish to have the same level as the Singapore have, let me raise a few inputs: firstly, Singapore does not have a blue water navy but rather a littoral navy, they dont have the large facilities to project their interest via their navy. Secondly, why do they possess such might? why do they have so much alut sista? Because they invest first in their - Sumber daya manusia, they invest in education, they try to be honest, they invest in health care and medical research, they train and educate their people to be good citizens and help build their country, they learn the language of the business world and technology, they try to increase the middle class and reduce the poor class of their society, they try to set a standard in all their efforts and output, and their ultimate goal - a professional citizenry, which is capable, credible and healthy. Lastly, no amount of alutsista yang baru and firepower can surpass the power of the human mind (Sun Tzu)...take care of sumber daya manusia...that's the key to success.
April 28, 2009
Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley


Write the displayed characters


Powered by Azrul's Jom Comment
busy